ikhlas

ikhlas.

seperti nama mushola-yang sekarang sudah jadi masjid- di dekat rumah saya.

ikhlas.

seperti nama seorang teman di masa lalu yang sudah saya lupa wajahnya.

ikhlas.

seperti kata yang sering diucapkan orang yang baru saja memberikan sesuatu yang berharga untuknya pada orang lain, dengan suara yang keras.

ikhlas.

seperti kumpulan huruf yang keluar dari dua orang yang bertengkar, mengklaim dirinya sama-sama ikhlas.

ikhlas.

seperti sebongkah kaca tipis, rapuh.

ikhlas.

juga seperti tangis ibunda di malam hari. juga air susunya, yang mengaliri darah ini.

ikhlas.

juga seperti peluh ayahanda, kakinya yang pegal, tulangnya yang berbunyi.

ikhlas.

juga seperti suara parau tuan guru, yang menghujanimu dengan ilmu.

ikhlas.

juga seperti sinar mentari yang terik di siang hari

ikhlas.

juga seperti sinar rembulan yang lembut dan samar-samar namun menerangi

ikhlas.

juga seperti hujan di sore hari. membawamu pada suatu peristiwa yang juga terjadi di nuansa yang sama

ikhlas.

juga seperti…

seperti perasaan yang berada di lapis terdalam hati manusia.

yang aku tak tahu pasti bagaimana bentuknya,

namun semoga bisa merasakannya,

dalam masa senang maupun susah.

ikhlas.

seperti judul catatan ini :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s