Seharusnya

Hari-hari kemarin terlalu banyak dihiasi kata seharusnya

Seharusnya begini

Seharusnya begitu

Ada sesal yang terkandung

Ada marah yang terselubung

 

Ini bukan soal menyesali kematian

Tapi ini soal menyesal pada orang-orang yang bergerak tidak pada tempatnya

Mengambil tindakan yang tidak seharusnya

Ah, seharusnya

 

Ini bukan soal marah pada takdir

Tapi ini soal marah pada diri yang begitu berat memaafkan

Padahal diri juga orang yang hina bersimbah kesalahan

Maka seharusnya maaf bisa terberikan

Ah, seharusnya

 

Dan bulir-bulir hujan di bulan November

Telah sekuat tenaga mengajarkan keikhlasan

seharusnya bisa meluruhkan penyesalan

seharusnya bisa menghapuskan kemarahan

bahwa tak ada gunanya menyimpan luka

dan memaafkan adalah jawaban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s